Akhirnya saksi mata buka suara kronologis KDRT Bilar ke Lesty
Suatu hari dimana langit tampak cerah, berbagai aktivitas penduduk bumi seperti tak pernah berhenti, anak-anak asik bermain dengan mainanya dan ada pula yang bermain bersama teman teman lainya..dari mulai permainan sederhana hingga permainan yang mahal. Begitupun para orang dewasa asik mengisi hari hari cerahnya dengan pekerjaan, baik di kantor ataupun di jalanan bahkan asik beraktivitas dirumahan..ada yang maksiat dan ada yang beribadah..semua tampak berjalan begitu saja..lalu lalang kendaraan yang memadati hirup pikuk dijalanan dari mulai bersepeda hingga kendaraan yang mahal, bahkan pesawat terbang, kapal laut..semua terlena dengan aktivitas kebiasaan sehari hari..tidak sedikit dari kita yang lupa bahwa kehidupan ini diatur oleh sang Maha Pencipta..
Diberbagai tempat dan ragam kegiatan :
A : Hai bro..apa kabar?
B : Hai juga, aku baik, kamu kemana aja akhir akhir ini..?
A : Aku ada aja bro..oh ya nanti jam 3 sore nonton bola yu.
B : Mau gak taruhan nih?
A : Ayo siapa taku, kebetulan jagoanku jadwal main sore ini..
Ditempat yang berbeda :
C : Halo cantik...?
D : Halo juga om..
C : Oh ya boleh gak kamu temenin om nanti pas istirahat kerja?
D : Oh boleh om, dimana gitu om?
C : Ditempat biasa aja, nanti om boking kamarnya ya jam 12 siang.
D : OK om..jangan boong ya, aku lagi butuh uang nih hehe..
Ditempat yang berbeda :
E : Assalaamu alaikum pa haji.
F : Wa alaikum salam..
E : Pa Haji nanti siang ba'da dzuhur ada pengajian dirumah, datang ya..
F : Acara apa..?
E : Acara syukuran sj pa haji..
F : Oh iya, Insya Alloh sy datang..
Ditempat yang berbeda :
Getaran dan gemuruh suara mesin Tampak semua aktivitas terus berjalan seiring peradaban dijamanya..gedung gedung menjulang tinggi, tempat tempat kumuh dan bangunan mewah tampak memadati tata letak geografi yang saling berhimpitan bertumpukan disela berbagai pepohonan yang indah san rindang.
Waktu itu menjelang siang disaat teriknya matahari menerangi bumi..terdengar petir menyambar daratan dan membakar setia titik benda yang tinggi..disusul gemuruhnya langit seolah marah yang kemudian menghujani bumi..banjir kecil dimana mana hingga menciptakan hawa dingin dan hawa nafsu umat manusia.
Beberapa detik kemudian datang air bah dari berbagai penjuru menenggelamkan sejauh mata memandang dipenuhi dengan air yang ganas memporak porandakan semua wilayah tanpa tersisa..
Mari bertafakkur🙏
Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun..semua terjadi atas kuasanya..
Bencana datang memang bukanlah rencana manusia..namun jika kita banyak mendekat dengan Alloh niscaya Alloh akan selalu melindungi dan menjauhkan kita dari bencana atau mala petaka..Kehidupan manusia tidak ada yang abadi, setiap bencana semestinya membuat kita lebih membuka mata hati.
Tak usah saling bertanya dosa siapa, jawabnya didalam jiwa kita.
Komentar
Posting Komentar