Akhirnya saksi mata buka suara kronologis KDRT Bilar ke Lesty
Penulis : Ade Display
innovel,historical
2008 silam aku pernah pacaran dengan seorang gadis bernama Anya terhitung 5 tahun lamanya, dia masih berumur 18 tahun yang saat itu baru lulus sekolah tamatan SMA..setelah aku mengenalnya ternyata dia gadis yang mandiri dan pandai bersyukur, gadis lugu dengan perawakan tinggi langsing cantik dan bersahaja, ternyata dia seorang gadis yang memiliki tanggung jawab yang sangat berat untuk menghidupi keluarganya. Untuk gadis seumuran dia tentunya sangat berat berperan sebagai tulang punggung keluarga..dia tinggal bersama ibunya dan adiknya yang masih kecil menjelang sekolah dasar,
Pertama kali aku mengenalnya saat dia bekerja sebagai pelayan di toko pakaian dikota kecil, dia baru berumur 18 tahun sekitar tahun 2008..
Awalnya pada suartu malam aku masuk toko pakaian untuk beli celana jeans, saat pilih pilih celana yang cocok secara tidak sengaja aku melihat gadis cantik bebeeapa meter dari counter celana jeans..dia terlihat sedang melipat lipat potongan baju yang sedang rapi-rapi sekitar itu. Namun tak lama aku dihampiri pelayan lainnya. Setelah dapat celana yang cocok aku bayar dikasir, tiba-tiba gadis cantik itu (Anya) dengan wajah polosnya dia mengemas celana yang aku beli lalu kembali untuk rapi-rapi.
Sejak melihatnya malam itu juga aku penasaran ingn berkenalan setelah dia selesai kerja jam 8 malam.Secara diam-diam aku menunggunya pulang disamping toko tersebut berharap bisa berkenalan.
Singkat cerita aku berkenalan dan mulai akrab, meski awalnya dia agak risih, tapi sambil dia pulang aku terus ajak dia ngbrol sambil jalan dan akhirnya dia mulai bersikap ramah.
Keesokan harinya aku mulai memikirkan dia dan setiap malam aku mengantarnya pulang seusai kerja.. Betapa bahagianya hati ini meski jarak dari tempat kerjanya agak lumayan jauh, tp sepanjang jalan gak kerasa lelah atau membosankan.. pegangan tanganpun serasa sudah saling mencintai dan menerima.
Tak terasa aku sudah 2 bulan hampir setiap malam aku antar pulang, tp dia masih belum mau terima aku jadi pacarnya, namun aku gak menyerah hingga pada akhirnya setelah beberapa kali aku ajak berkomitment akhirnya dia menerimaku jadi pacarnya namun ada syaratnya, dia mau jadi pacarku tapi jangan memaksa untuk datang kerumahnya. dan jika aku mengantarnya pulang hanya cukup sampai gang kecil yang masih berjarak 300m menuju rumahnya , waktu terus berlalu hingga mendekati hari ultahnya Anya.
Pas sehari sebelum hari ultahnya, hubungan kami genap 4 bulan sejak jadian. Aku sangat ingin tau rumahnya dan ingin bertemu orang tuanya, pas di hari ultahnya tanpa dia tahu, aku beli cincin dan kue kecil dengan uang setengah gajiku yang msh UMR .aku sangat ingin membuatnya bahagia, begitupun aku sebagai pacarnya sangat ingin merasa berguna untuk dia.
TERSENTUH SISI LAINKU
Tepat dihari ultah Anya, jam 8 pagi aku langsung mencari rumahnya sambil tanya orang-orang sekitar didalam gang kecil itu, dalam hati aku dengan rasa penuh percaya diri ingin membuat kejutan untuk Anya pacarku..sampailah aku di dalam gang kecil itu lalu ketemu seorang nenek, "Nenek mohon maaf mengganggu, nenek kenal nama Anya gak disekitar sini..? Rumahnya dimana Nek?" Nenek dengan ramah menjawab sambil langsung menunjuk ke arah sudut sekitar lokasi itu.."itu rumah Anya nak" tampak sebuah gubuk kecil yg kelihatan reyot terbuat dari kayu campur tambalan kardus bekas dan beberapa helai kain penutup jendela yang keliatan sudah usang dan robek..lalu aku bergegas mendekati rumah itu, lalu sejenak terdiam tepat didepan daun pintu rumah Anya yang terbuat dari seng bekas yang sudah berkarat, aku perlahan lihat sekeliling tampak depan dengan prasaan sedih haru dan iba hingga tidak terasa raga ini mulai gemetar dan air matapumenetes..dalam hati berkata Ya Alloh justru inilah kejutan yang benar-benar membuat prasaan ini luluh dan lemas, sungguh dengan melihat kehidupan Anya Sisi Lainku Tersentuh. Sejak itu aku tidak lagi memikirkan tentang gairah cinta, justru keadaan ini membuat aku semakin ingin menyayanginya sepenuh hati..bahkan apapun yang dia minta akan aku berikan semampuku untuk menyayanginya.
Tak lama dia tiba-tiba Anya keluar dari rumahnya, dia sangat terkejut dan menyimpan rasa kecewa dan malu. Dia kecewa karena aku sudah dilarang datang tapi tetap datang. Dia menyuruhku pergi dan ngajak putus karena sudah melanggar larangan daang sebagai syarat jadian.
Anya : eh Aa
Aku : iya maafkan aku sudah mencari-cari rumahmu hingga datang kerumahmu.
Anya : sebaiknya aa pulang aja dan lupakan aku kalau kita pernah jadian.
Aku : Sekali lagi mohon maaf, kalau Anya benci dan ingin putuskan aku juga silakan, aku sangat memahami. Tapi satu hal yang harus kamu tau bahwa aku datang kesini bukan hanya karna cinta, tapi aku membawa itikad untuk sayangi dan bahagiain kamu sepenuh hati dengan caraku (sambil kuberikan cincin emas mungil sama kue ultahnya yang ke 18tahun)
Anya : Aa apaan siii? Ini sriusan bukan?? (Dengan raut muka bahagia dan tersipu)
Aku : selamat ya semoga panjang umur dan mudah rezeqi. (Dalam hatiku ingin memeluknya, tapi aku takut Anya merasa risih)
Dia terdiam dengan wajah trsipu malu menutupi sebagian wajahnya dan kedua mata yang berkaca-kaca..didalama hatiku hnya ingn membuatnya merasa bahagia..setiap kali dia mw berucap kata maaf slalu aku hntikan agar membuatnya tetap tegar dan semangat..aku tidak ingin dia merasakan malu dan berkecil hati.
Setelah aku tau trnyata Anya tinggal bertiga sama ibu dan adiknya yang masih balita..mereka tinggal bertiga dengan keadaan serba kekurangan, yang hidup hanya mengandalkan upah seorang pekerja ditoko kecil.
Sejak saat itu hubunganku dengan Anya semakin dirasakan saling menyayangi saling support, hingga aku merasa hanya dia penyemangatku. Dari situ aku mulai bantu memperbaiki rumahnya sedikit demi sedikit agar lebih layak dan nyaman, Anya perempuan yang tulus dan pantas aku perjuangkan.
KUNIKAHKAN PACARKU DENGAN LELAKI LAIN.
5 tahun sudah aku pacaran dengannya..sudah merasakan banyak pengalaman manis pahit berdua..dan aku kerja diluar kota sehingga hanya bisa bertemu seminggu sekali saat aku libur kerja, karena jarang nya bertemu shingga rawan masalah bahkan kecurigaan hingga sering terjadi pertengkaran dan akur sudah kerap dialami berdua.
Manusia memiliki naluri san perasaan, shingga jika melihat dan merasakan hal yang janggal apalagi dalam hubungan asmara, begitu sangat mudah sensitif karena faktor cemburu dan rasa takut kehilangan dan lain-.ain yang berujung pertengakaran..masalah silih berganti baik dari aku ataupun pacarku.
Aku sesekali penasaran ada apa sebenarnya..setelah aku kerja diluar kota sikap Anya banyak berubah, tidak spt yang aku rasakan dulu.aku sering instrospeksi diri, namun aku masih bertanya-tanya. Hingga suatu saat aku mencari tau penyebabnya, ternyata ada laki-llaki ain yang sering menjemputnya sepulang kerja, aku telusuri sampai dapat info dari sana sini hingga akhirnya aku sengaja temui Anya sekaligus lelaki yang sudah menunggunya untuk antar pulang seperti yang biasa aku jalani dulu.
Aku : "Anya? ini siapa?
Anya : Aa apa kabar? Ini Rendy yang selama ini suka antar pulang.
Aku : Ko Anya gk bilang masalah ini, kenapa?
Rendy : kamu siapa? Sambil nunjuk aku.
Aku : oh ya maaf, aku pacarnya Anya sudah 5 tahun kami pacaran. Lalu kamu siapa?
Rendy : aku pacarnya Anya baru 3 bulan jadian, bahkan Anya sudah aku ajak ketemu orangtuaku..
Aku : Anya apakah kamu serius pacarnya? Apakah kamu mencintainya?
Anya : Aa, aku mohon maaf ya, Aa boleh hukum aku, ini salahku karena aku tidak bisa hidup sendiri. Rendy orangnya baik dan lebih serius karena sudah memperkanalkan aku sama orangtuanya.
Sesaat suasana agak hening, dan aku merasa begitu rapuh dihadapkan masalah ini, karena aku sendiri sudah tidak punya orangtua, jadi aku belum pernah memperkenalkan pada orangtua, aku merasa adamyang kurang hingga akhirnya aku dengan berusaha menenangkan diri meminta Rendy untuk ajak aku dan Anya krumah Rendy untuk ketemu orangtuanya besok pagi.Anya smpat bertanya "Mau apa kerumah Rendy? Begitu juga Rendy menanyakan hal yang sama. Sepertinya mereka agak keberatan, tapi aku memaksa dan menjawab, :Temukanlah aku dengan orangtuamu demi kebaikan semua, mereka dengar kalimat itu langsung Rendy jawab ok gak apa-apa kalau begitu. Anya pun terdiam. Dan aku pun pulang dengan perasaan tidak menentu.
Tiba waktunya pagi-pagi aku janjian sama Anya lalu kerumahnya Rendy dan bertemulah dengan orangtuanya Rendy yang kebetulan mereka sudah menunggu tapi belum apa tujuanku.
Aku : Assalamu alaikum Bapa, Ibu kenalkan nama saya Ade.
Ibunya Rendy : Wa alaikum salam, oh iya ada maksud apa Ade ingin ketemu orangtua Rendy? Iya ada masalah apa? Sambung Bapaknya.
Rendy : menceritakan tentang semalam bertemu bertiga hingga akhirnya Ade minta ketemu sama bapa dan ibu.
Anya : iya benar bu, semua ini salahku. Dengan raut merasa bersalah.
Aku : Baik bu, apakah ibu tau tentang hubungan mereka? Apakah ibu setuju jika mereka menikah?
Ibunya Rendy :: saya tergantung mereka berdua, karena mereka yang menjalani, tapi mereka sudah suka sama suka.
Aku : oh baiklah bu, boleh gak saya sedikit cerita tentang hubungan saya sama Anya?
Ibu : boleh silahkan.
Aku : bercerita singkat padat tentang aku dengan Anya sejak awal bertemu, selesai cerita akhirnya aku meminta orangtua Rendy untuk segera menikahkan mereka, .begitupun aku meminta Rendy dan Anya agar segera menikah seminggu dari sekarang.
Bapanya Rendy : Waduh!! Apa hakmu menyuruh buru-buru, lagian bukan urusanmu De, kami belum siap kalau harus menikahkan mereka minggu depan,.
Rendy : kamu pulang saja sana, ngapain ngatur- ngatur!?? sambil nunjuk aku dengan mata yang tajam..Anya pun keliatan terdiam.
Aku : baiklah kalau tidak siap menikahinya, maka mulai sekarang kembalikan Anya pada saya dan kamu jangan coba ganggu kami lagi!! Karena minggu ini aku yang menikahi Anya..Tegas aku.
Setelah mereka semua mendengar ucapanku, sejenak mereka pada diam dengan raut pada kebingungan..begitupun Anya hanya bisa tertunduk seperti menelan kekecewaan. Aku turut merasakan apa yang dirasakan Anya. Saat itu juga aku langsung bertanya pada Rendy untuk meyakinkan kalau dia sayang dan serius menyayangi Anya.
Aku : Rendy apa tujuanmu pacaran sama Anya kalau tidak siap menikahinya disaat Anya butuh kepastian seperti saat ini?
Rendy : baiklah aku akan menikahinya minggu depan.
Anya : apakah kamu terpaksa?
Rendy : aku sangat mencinaimu dan tidak mau kehilanganmu, aku janji akan menyayangimu untuk selamanya.
Aku : baiklah jika demikian aku rela kehilangan pacarku yang sudah 5 tahun aku sayangi. Asalkan kamu Rendy benar-benar tulus karena Alloh niat menyayangi Anya serta ibu dan adiknya.
Menjelang hari pernikahan mereka, ditengah keadaan mereka yang bingung karena belum ada biaya, aku secara diam-diam bantu biaya pernikahan mereka, karena aku tidak ingin Anya sedih menjelang hari pernikahannya, dan karena aku masih sayang, dan di hari-hari terakhir masih ada kesempatan untuk membahagiakan wanita yang pernah mnyayangiku dengan tulus.
Jodoh memang sudah ada yang mengaturnya, jika ini keputusan dari Alloh sang pencipta, maka hati ini pun luluh dan merasa sangat bersalah jika menghancurkan pernikahan dengan niat mulya ibadah karena Alloh.
Tibalah waktunya mereka menikah dengan suasana hidmat, aku hanya bisa menyaksikan sari jauh dengan perasaan haru dan merasa bangga atas apa yang aku lakukan demi kebahagiaan mereka. Aku pergi dengan berurai air mata karena tidak bisa dipungkiri bahwa aku sangat mencintai dan menyayanginya..
Semua ini kulakukan karena ketulusanku hanya ingin membuat wanitaku bahagia meskipun tidak lagi denganku..
Semoga Sehat Semua Selamanya
Komentar
Posting Komentar